
Zuhra Sofyan, M.Sc., Ph.D., Dosen Prodi S1 Pendidikan Teknologi Informatika (PTI) Konsorsium YEL, UIN Ar-Raniry, dan USK Terpilih dalam Google DeepMind Accelerator: AI for the Planet (APAC) 2026
Banda Aceh — Kabar membanggakan datang dari Aceh melalui terpilihnya Yayasan Ekosistem Lestari (YEL) bersama konsorsium USK dan UIN Ar-Raniry sebagai salah satu dari 16 organisasi terpilih dari kawasan Asia Pasifik dalam program Google DeepMind Accelerator: AI for the Planet (APAC) 2026. Pencapaian ini menjadi langkah penting dalam memperkuat pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk menjawab berbagai tantangan lingkungan dan kebencanaan di Aceh.
Program Google DeepMind Accelerator: AI for the Planet (APAC) 2026 merupakan program akselerasi yang mempertemukan berbagai organisasi dan tim inovator di kawasan Asia Pasifik untuk mengembangkan solusi berbasis AI yang memberikan dampak positif bagi lingkungan dan keberlanjutan. Dari sebanyak 680 organisasi yang mengikuti proses seleksi, terpilih 16 organisasi untuk mengikuti rangkaian program akselerasi tersebut.

Dalam program ini, tim konsorsium mengembangkan GeoFlux, sebuah platform yang memanfaatkan teknologi AI untuk mendukung sistem prediksi banjir di kawasan Aceh. Pengembangan teknologi tersebut diharapkan dapat membantu menghadirkan informasi dan analisis yang lebih baik dalam menghadapi risiko banjir, sekaligus mendukung upaya peningkatan ketahanan masyarakat serta pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Salah satu anggota penting dalam tim tersebut adalah Zuhra Sofyan, M.Sc., Ph.D., Dosen Program Studi S1 Pendidikan Teknologi Informatika (PTI), Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Dalam program Google DeepMind Accelerator ini, Zuhra Sofyan turut berperan sebagai AI Specialist yang mewakili Tim GeoFlux.
Keterlibatan dosen UIN Ar-Raniry dalam program internasional tersebut menunjukkan kontribusi akademisi dalam mengembangkan dan menerapkan teknologi AI untuk menyelesaikan persoalan nyata di masyarakat. Kolaborasi antara perguruan tinggi, organisasi lingkungan, dan mitra strategis menjadi bagian penting dalam menghasilkan inovasi teknologi yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan teknologi, tetapi juga memiliki manfaat sosial dan lingkungan.
Rangkaian program akselerasi ini berlangsung selama tiga bulan dan diawali dengan kegiatan bootcamp di Google Singapore pada 7–11 September 2026. Sebanyak tiga peserta dari konsorsium mengikuti kegiatan tersebut, yaitu Zuhra Sofyan, M.Sc., Ph.D., Zakiul Fuady, M.Sc., dan Rizal Wahyudi, M.Si. Ketiganya membawa misi untuk mengembangkan dan memperkuat solusi GeoFlux dalam mendukung ketahanan terhadap risiko banjir di Aceh.
Bagi Program Studi Pendidikan Teknologi Informatika (PTI) UIN Ar-Raniry, keterlibatan Zuhra Sofyan dalam program bergengsi tingkat Asia Pasifik ini menjadi bagian dari kontribusi sivitas akademika dalam mendorong inovasi teknologi, kecerdasan artifisial, riset terapan, serta kolaborasi internasional. Pengalaman tersebut juga memiliki nilai strategis dalam memperkaya wawasan akademik dan membuka peluang pengembangan inovasi AI yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Terpilihnya konsorsium YEL, UIN Ar-Raniry, dan USK dari ratusan organisasi yang mengikuti seleksi menjadi pencapaian yang membanggakan sekaligus momentum penting bagi Aceh. Keikutsertaan ini menunjukkan bahwa potensi sumber daya manusia dan inovasi dari Aceh dapat mengambil bagian dalam pengembangan solusi teknologi pada tingkat internasional.
Keluarga besar Program Studi Pendidikan Teknologi Informatika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas capaian tersebut. Semoga partisipasi dalam Google DeepMind Accelerator: AI for the Planet (APAC) 2026 dapat semakin memperkuat kolaborasi, menghasilkan inovasi AI yang berdampak, serta membuka ruang yang lebih luas bagi pengembangan teknologi untuk keberlanjutan lingkungan dan masyarakat.
Semoga capaian ini juga menjadi inspirasi bagi dosen, mahasiswa, peneliti, dan generasi muda Aceh untuk terus berinovasi, berkolaborasi, serta membawa karya dan solusi teknologi dari Aceh ke tingkat regional maupun global.
From Aceh to a Greener Tomorrow.
