
BANDA ACEH, 24 Oktober 2026 — Transformasi pendidikan digital menuntut para pendidik untuk terus berinovasi dalam menyajikan materi ajar yang ringkas, visual, dan mudah dipahami oleh generasi masa kini. Menjawab tantangan tersebut, Ketua Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi (PTI), Ridwan, S.ST., M.T., hadir sebagai narasumber ahli dalam gelaran Bimbingan Teknis (Bimtek) UNIMEN Sesi-26 yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Enrekang pada Sabtu (24/10/2026).

Kegiatan bertajuk "Membuat PPT dan Video Microlearning Menggunakan AI" ini berlangsung secara daring melalui kanal Live Zoom Meeting dan disiarkan langsung via YouTube mulai pukul 09.30 WIB. Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi, melibatkan ratusan akademisi yang terdiri atas dosen perguruan tinggi, guru sekolah, hingga mahasiswa dari berbagai wilayah di Indonesia.
Sinergi Lintas Kampus dalam Mengakselerasi Kompetensi Digital Pendidik
Penyelenggaraan Bimtek dengan bobot setara 32 Jam Pelajaran (JP) ini dirancang khusus untuk menjembatani kesenjangan literasi teknologi di kalangan pendidik. Melalui pendekatan microlearning metode pembelajaran yang memecah materi kompleks menjadi potongan informasi berdurasi pendek proses transfer ilmu pengetahuan di kelas maupun ruang perkuliahan daring terbukti jauh lebih efektif dan meminimalisasi kejenuhan belajar.
Dalam pernyataan resminya, Ketua Program Studi PTI, Ridwan, S.ST., M.T., menegaskan bahwa partisipasi aktif pimpinan dan dosen prodi dalam forum akademik nasional merupakan wujud nyata pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam memperluas jejaring kepakaran dan pengabdian kepada masyarakat akademik.
"Kehadiran kita sebagai narasumber di Universitas Muhammadiyah Enrekang ini bukan sekadar berbagi pengetahuan teknis, melainkan langkah strategis Prodi PTI dalam menyebarluaskan budaya inovasi pembelajaran berbasis kecerdasan buatan. Kami berkomitmen agar kurikulum dan kepakaran yang dikembangkan di Prodi PTI senantiasa relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan modern serta memberi dampak langsung bagi peningkatan mutu guru dan dosen di tingkat nasional," ujar Ridwan.
Poin-Poin Kunci & Praktik Baik yang DibahasSebagai seorang dosen, konten kreator edukasi, sekaligus instruktur dan trainer tingkat nasional, Ridwan memandu sesi pelatihan dengan memadukan fondasi teori pedagogis dan praktik langsung (hands-on practice). Terdapat empat tahapan esensial yang dikupas tuntas selama sesi berlangsung:
1. Konseptualisasi Naskah Ajar Berbantuan AI: Teknik merumuskan prompt yang presisi untuk menyusun kerangka materi (storyline) pembelajaran agar padat, terstruktur, dan berorientasi pada capaian pembelajaran.
**2. Otomatisasi Desain Slide Presentasi (PPT): **Pemanfaatan tools AI generatif untuk mengubah draf teks menjadi salindia presentasi visual yang estetis dalam hitungan menit tanpa mengurangi esensi akademik.
3. Produksi Video Microlearning Interaktif: Strategi mengintegrasikan elemen audio, sulih suara (voice-over), animasi grafis, dan avatar visual untuk menghasilkan video berdurasi singkat yang ramah gawai (mobile-friendly).
4. Etika dan Kurasi Konten Akademik: Panduan melakukan validasi keakuratan fakta ilmiah agar media yang dihasilkan oleh AI tetap menjaga integritas akademik dan orisinalitas karya pendidik.
Menyoroti dinamika teknologi masa depan, narasumber juga memberikan pesan aplikatif kepada seluruh peserta agar tidak memandang kecerdasan buatan sebagai ancaman, melainkan mitra kolaboratif.
"Teknologi AI tidak akan pernah menggantikan sentuhan kemanusiaan dan keteladanan seorang guru maupun dosen. Akan tetapi, pendidik yang mampu menguasai AI untuk memproduksi media ajar seperti video microlearning akan memiliki lebih banyak waktu luang untuk membimbing karakter dan nalar kritis peserta didiknya," papar Ridwan di hadapan peserta Bimtek.
Keikutsertaan Kaprodi PTI dalam forum nasional di UNIMEN ini sekaligus membuka ruang kolaborasi lanjutan antar perguruan tinggi, baik dalam bentuk pertukaran narasumber kuliah tamu, kolaborasi riset teknologi pendidikan, maupun penguatan implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE).
Komitmen Berkelanjutan Program Studi PTI
Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi terus konsisten mengambil peran terdepan sebagai pusat rujukan inovasi teknologi pembelajaran dan rekayasa perangkat lunak kependidikan. Dengan didukung oleh tenaga pengajar bersertifikasi instruktur nasional, Prodi PTI siap mencetak sarjana pendidik dan praktisi IT yang adaptif, kreatif, dan berdaya saing global.

